Catatan Seniman

Dua Aktor Lab Teater Ciputat Bersama Sang Maestro, Tadashi Suzuki

Toga Toyama, Japan
12 Agustus 2018

Bulan Agustus 2018, merupakan kedua  kalinya dalam tahun ini para aktor Indonesia  yang terlibat dalam sebuah kolaborasi besar bersama maestro Teater dunia Tadashi Suzuki datang ke Toga Toyama. Tepatnya bulan Agustus ini pula akan dipersembahkan kepada dunia sebuah karya pertunjukan Dionysus kolaborasi Scot-Purnati, yang sejak tahun 2016 berproses.

Pada kesempatan besar ini, dua aktor muda Lab Teater Ciputat, Washadi dan Sarah Nurmala turut terlibat dalam karya tersebut, ditambah dengan Bambang Prihadi sebagai trainer tim aktor Indonesia. Terlibat dalam proses mahakarya maestro teater dunia, Tadashi Suzuki merupakan proses yang panjang bagi kedua aktor Lab Teater Ciputat ini.

Sudah pasti latar belakang dan pengalaman kedua aktor ini berbeda. Washadi yang sudah berkiprah di Lab Teater Ciputat sejak pementasan cermin –  bercermin berasal dari Brebes, Jawa Tengah. Ia Datang ke Jakarta untuk berkesenian, Teater Syahid merupakan salah satu tempat ia belajar sebelum bergabung Bersama Lab Teater Ciputat arahan Bambang Prihadi. Begitu pula dengan Sarah Nurmala, aktor wanita satu ini sudah mulai berteater sejak ia duduk di bangku sma. Lulus dari sma ia melanjutkan pendidikannya ke Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, kemudian bergabung Bersama Teater Syahid lalu merambah ke Lab Teater Ciputat. Penjara Hujan dan XQM4GZ merupakan pementasan yang telah ia ikuti selama bergabung Bersama LTC.

Proses sampai pada bertemu Tadashi Suzuki pun Panjang. Washadi yang lolos audisi pada tahun 2016 lalu ini, sebenarnya tidak memiliki persiapan khusus untuk mengikuti audisi tersebut. Ia langsung datang ke tempat audisi, hari itu juga dengan bermodalkan keyakinan. Alhasil, ia terpilih sebagai salah satu aktor dalam kolaborasi ini. Berbeda halnya dengan Sarah, ia datang khusus untuk audisi aktor understudy pada tahun 2017 Bulan Desember. Ia lolos audisi aktor wanita understudy, kemudian berangkat ke Jepang pada bulan Maret 2018. Ia yang awalnya tidak diproyeksikan akan tampil sebagai aktor di pementasan premier Dionysus ternyata oleh Tadashi Suzuki dipilih untuk tampil dalam premier Dionysus 2018 bersama 5 aktor wanita lainnya.

Kesempatan besar ini merupakan hal yang sangat berharga baik bagi Washadi dan Sarah. Dengan harapan mampu menjadi generasi aktor Indonesia yang berkualitas dan mampu memajukan dunia kesenian Indonesia.

Premier pertunjukan kolaborasi Dionysus akan dilaksanakan sebanyak 4 kali di Toga Toyama, Jepang. Dan selanjutnya akan di pentaskan di Prambanan, pada tanggal 29 dan 30 September 2018.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *