Seniman

Abdullah Wong

Lahir di Jatirokeh, Brebes pada 12 November 1977. Nama lengkap Abdullah Imam dan akrab dipanggil Wong. Aktif dalam kajian filsafat, kebudayaan dan spiritual.  Menulis sajak, naskah, lirik lagu, skenario film dokumenter dan esai seputar agama dan kebudayaan sejak menetap di Jakarta. Wong juga dikenal sebagai editor lepas di beberapa penerbit dan menjadi kontributor kajian religi di KIS FM, Mustang FM, dan Lite FM.

Karya buku yang pernah ditulis adalah Beyond Motivation (Penerbit Noura Books, 2012); Cinta Gugat (Kumpulan Sajak), 2014. Novel MADA (Penerbit Makkatana, 2013); Mata Pelakluk – Manakib Abdurrahman Wahid (Expose Mizan, 2014); buku Jimat NU (penerbit Ar-Ruz, 2014).

Di Lab Teater Ciputat, Wong adalah salah satu pendiri yang memosisikan diri sebagai fasilitator diskusi dan ide cerita dalam proses penciptaan karya LTC. Tahun 2014-2015, Wong langsung menyutradarai Pertunjukan Sedekah Sungai dalam program Kota Tenggelam bersama Dewan Kesenian Jakarta di Hutan Kota Pesanggrahan Sangga Buana. Sutradara pentas Suluk Sungai di tahun 2015 dan Suluk Sungai dalam perhelatan IDF di tahun 2016. Saat ini Abdullah Wong dipercaya menjadi Sekjen Lesbumi PBNU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *