• Sinopsis

    MADA

    Mada   Peristiwa di atas pentas berlangsung setelah beberapa tahun kisah perjalanan Mada mencari buku Gunadarma berlalu. Mada adalah sosok anak cerdas dan aktif yang menjadi figur teman-teman di sekolahnya. Kini Ia sudah tidak ada. Dia hilang dalam pergaulan, menyendiri di sebuah desa terpencil. Kabarnya sesekali mengisi luang waktu untuk mengajar anak pedalaman. Kawankawan Mada yang kini telah berusia 30-an tahun kembali menceritakan Peristiwa perjalanan itu sebagai sesuatu yang tidak istimewa. Malah sebagian mereka menyatakan bahwa cara pencarian jati diri seperti yang dilakukan Mada adalah sesuatu yang tidak lagi kontekstual hari ini alias jadul untuk diikuti oleh mereka sebagai generasi urban.

  • Sinopsis

    Pulang Babang

    Sinopsis Pulang Babang   Di akhir musim, tepatnya di pergantian musim, di sebuah hari yang sangat teduh. Sebuah kapal dari arah matahari terbit mendekat ke dermaga. Orang-orang menyambut kepulangan Jafar, ayah Ba­bung, dengan kebahagiaan yang luar biasa. Seperti upacara, semua dilakukan dengan kesadaran, ketulusan, kebanggaan dan keyakinan pada laut. Semua bernyanyi dan menari. Namun Kodir, ayah Bubung, tak pulang bersama rombongan. Kabarnya, dia bersama lima awak kapalnya melanjutkan mencari ikan ke arah timur Jawa. Mbok Mar, istri Kodir, menginginkan anaknya yang bernama Bubung untuk bertahan di pulau. Membantu orangtua sekaligus mengembangkan apa yang ada di pulau untuk kepentingan ekonomi keluarga. Mbok Mar menilai bahwa setelah pulau dibuka menjadi destinasi wisata,…

  • Sinopsis

    Suluk Sungai

    Sinopsis Suluk Sungai   | Karya dan Sutradara Abdullah Wong  Invidualitas manusia semakin jelas terasa ketika dirinya tengah melakukan perjalanan spiritual. Baginya, kedamaian dan kebahagiaan batin adalah segalanya. Dalam perjalanan batin itu, segala apapun yang berlangsung di luar dirinya, hampir terabaikan. Perjalanan batin yang demikian personal tentu asik dan memabukkan. Tapi ternyata, peristiwa demikian itu bukan perjalanan batin yang sebenarnya. Perjalanan yang semacam itu hanyalah sebuah anggapan semata sebagai perjalanan batin. Dan bila perjalanan demikian yang ditempuh, maka yang sesungguhnya berlangsung hanya pemuasan ego dirinya sendiri belaka. Perjalanan yang seperti itu sebenarnya sedang mencari kepuasan diri semata. Yakni kepuasan untuk memenuhi kemauan dirinya sendiri. Pentas ini berjudul Suluk Sungai. Suluk…

  • Sinopsis

    Mata Air Mata

    Sinopsis Mata Air Mata   Tuamata mengggali sumber mata air tua. Menggali harapan dari sesuatu di masa lalu yang tak kunjung dia temukan. Panas dan Hujan selalu datang. Bahkan banjir seringkali datang. Tapi sumber itu tak pernah lagi memberi tanda akan kembali mengeluarkan air. Orang-orang sudah lama melupakan tempat itu. Orang-orang hanya bisa perilakunya. Saat yang bersamaan mereka bergunjing dan saat yang bersamaan mereka bingung pada ketegaran hati Mata. Sebab Tuamata tak pernah merasa dirinya seperti sisi yang sia-sia. Mata tuanya tajam dan jauh. Jiwanya tenang dan dalam. Meski seringkali menitikan ketika melihat kerlip sunyi mencekam dan menusuk aliran nafasnya. Nyi Shima, Penyimpan air di hutan bambu adalah sahabat lama…

  • Sinopsis

    Cermin Bercermin

    Cermin BERcermin   Adalah metafor sekaligus simbol dari kenyataan hari ini. Sebuah kondisi objektif yang membuat orang hanya terperangah pada sesuatu di luar dirinya. Keadaan yang menjadikan orang lebih sibuk untuk menyaksikan dan mengikuti apa yang muncul tiba-tiba di hadapannya. Sebagaimana kecenderungan orang saat menggunakan cermin, mereka hanya asyik memandang pantulan sebatas fisiknya dan terdorong keras untuk selalu menyempurnakannya sesuai hasrat-pikiran (selera masyarakat). Mereka adalah orang-orang yang minus kesadaran diri dan nilai kultural. Konsep hidupnya yang pragmatis telah mendarah daging, bahwa hasil dari usaha yang berupa materi merupakan tujuan utama. Tak ada pilihan selain itu. Mereka menampik pemahaman bahwa rizki, mati dan jodoh adalah takdir atau semacam misteri. Dalam arti…